Islam Nusantara

 

Ziarah Wali Songo: Maqbaroh Sunan Kalijaga Demak

Kesan pertama melihat masjid Demak adalah kagum, dan bangga. Ada makna sejarah yang sudah tertulis bahwa Demak adalah awal peradaban Islam di Nusantara, lengkap dengan sisi makna karomah di sekelilingnya

Nilai Luhur Kejawen: Sebuah Metodologi Masyarakat Jawa dalam Menjumpai Tuhan

Dalam ajaran Kejawen, segi batinlah yang lebih diutamakan dari segi fisik, karena begitu menekankan ibadah dengan rasa dalam pencapaian kesempurnaan

Peran Santri dan Pemuda dalam Menjaga Demokrasi

Selama ini kita mengenal bentuk pemerintahan Indonesia yang demokrasi, dimana seluruh warga negaranya memiliki hak yang setara dalam mengambil keputusan untuk menentukan kehidupan mereka

Ciri Khas Maulid Nabi yang Diselenggarakan oleh Habib Umar bin Hud Alattas

Al Allamah Al Arifbillah Al Quthub Al Habib Umar bin Muhammad bin Hasan bin Hud Al Attas atau biasa dikenal Habib Umar bin Hud Alattas merupakan seorang waliyullah yang berada pada tingkatan Qutub. Usia beliau lebih dari 100 tahun, tepatnya 108 tahun saat beliau wafat

KH. Maimoen Zubair: Menghadapi Perubahan Zaman dengan Mengaji

Ketika hendak ditawari gelar Doktor Honoris Causa (DR), Mbah Moen dengan penuh santun menyahutnya, “Biarlah ada Kiai yang seperti saya, yang pekerjaannya hanya mengaji.”

Riwayat Syaikh Nasidan bin Aidan, Sang Wali dari Panongan

Bermula dari peristiwa dua tahun lalu yang dialami oleh Abi KH. Haifs Gunawan, pengasuh pesantren Miftahul Khaer Curug, Tangerang

KH Utsman Al Ishaqi, Dzuriyah Nabi yang Telah Menampakkan Karomah Sejak Kecil

KH Utsman Al-Ishaqi merupakan salah satu dzurriyah Nabi Muhammad SAW yang telah menampakkan karomahnya sejak kecil

Kisah Pertemuan KH. Abdul Hamid Pasuruan dengan Rasulullah SAW

Indonesia memiliki banyak sekali ulama-ulama kharismatik yang tidak hanya masyhur di Indonesia, melainkan terdengar kabarnya hingga tanah suci, salah satunya ialah KH Abdul Hamid Pasuruan

Kedekatan Ulama Nusantara dengan Sastra Arab

Para ulama terdahulu sangat dekat dengan satra Arab, sya’ir, qasidah, dan sebagainya. Hal itu sebabkan karena para ulama tidak ingin menyisakan waktu kosong bagi kegiatan yang tak bermanfaat. Sehingga para ulama sangat dekat dengan sastra Arab

Kisah Pertemuan Kiai Ibrahim Hosen dan Mbah Wahab Chasbullah

Suatu ketika, Prof KH Ibrahim Hosen, LML muda (ayah Gus Nadirsyah Hosen) datang menemui seorang kiai di Pondok Pesantren Buntet, Cirebon